Jalak Bali, juga dikenal sebagai Bali Myna,
burung endemik asli bali yang pernah nyaris punah.
Bali Myna pertama kali dideskripsikan oleh seorang naturalis Inggris pada tahun 1912, dan dengan cepat menjadi populer di kalangan penggemar burung di seluruh dunia. Namun seiring berkembangnya pulau Bali, habitat alami burung tersebut mulai menyusut. Saat ini, Bali Myna hanya ditemukan di beberapa kawasan hutan lindung, termasuk Taman Nasional Bali Barat dan Taman Nasional Bali Barat.
Salah satu ancaman terbesar bagi Bali Myna adalah perburuan liar. Burung ini sangat dicari oleh para kolektor dan perdagangan satwa liar ilegal. Dalam beberapa kasus, di beberapa wilayah di bali, seluruh populasi Bali Myna musnah akibat perburuan liar. Popularitas burung sebagai hewan peliharaan juga berkontribusi terhadap penurunannya. Banyak orang memelihara Bali Mynas sebagai hewan peliharaan, padahal sebenarnya dilindungi undang-undang dan tidak bisa diperdagangkan secara legal.
Hilangnya habitat merupakan ancaman besar lainnya bagi Bali Myna. Seiring bertambahnya populasi Bali, semakin banyak lahan yang dibuka untuk pertanian, urbanisasi, dan pariwisata. Hal ini menyebabkan rusaknya habitat alami burung tersebut, sehingga sulit bagi Bali Myna untuk menemukan tempat bersarang dan sumber makanan yang sesuai.
Upaya konservasi untuk melindungi Bali Myna telah dilakukan selama bertahun-tahun. Taman Burung Bali dan Taman Nasional Bali Barat sama-sama memiliki program penangkaran yang sukses yang bertujuan untuk meningkatkan populasi burung. Selain itu, pemerintah Indonesia telah menerapkan undang-undang untuk melindungi Bali Myna dan spesies langka lainnya, serta bekerja untuk menindak perburuan dan perdagangan satwa liar ilegal.
Sebagai individu, ada juga langkah-langkah yang dapat kita ambil untuk membantu melindungi Bali Myna. Salah satu caranya adalah dengan mendukung upaya konservasi melalui donasi atau kerja sukarela. Cara lain adalah menghindari pembelian hewan peliharaan eksotis, terutama yang terancam punah atau dilindungi undang-undang. Dengan menyadari ancaman yang dihadapi Bali Myna dan mengambil tindakan untuk melindunginya, kita dapat membantu memastikan spesies burung cantik ini terus berkembang untuk generasi mendatang.






